The Indonesian dub of WALL-E is a masterclass in minimalist voice acting, transforming Pixar's highly visual, near-silent masterpiece into a deeply resonant experience for local audiences. While the 2008 sci-fi film relies heavily on robotic sound effects and pantomime, the localized version required a delicate balance of precise vocal inflections, translated environmental cues, and careful character preservation.
Apakah Anda ingin tahu antara versi subtitle dan dubbing ?
Details. Country. Indonesia. Language. Indonesian. Recording studio. Multi Cinema Productions. Channels. Disney Channel (formerly) The Dubbing Database WALL-E Indonesian Voice Cast - WILLDUBGURU wall e dubbing indonesia
Rilisnya film ini di bioskop Indonesia disambut dengan antusiasme tinggi. Seperti yang diakui oleh salah seorang penggemar yang menulis di forum diskusi, ia begitu tidak sabar untuk menonton film tersebut hingga rela mencari jadwal pemutaran paling awal. Para kritikus lokal pun memuji kualitas visualnya yang dianggap “jauh lebih halus” dari film-film Pixar sebelumnya. Namun, ada satu hal yang membuat pengalaman menonton film ini di bioskop Indonesia menjadi sangat berbeda dan bahkan kontroversial.
To see how professional Indonesian dubbers bring characters to life, watch this demonstration of the craft: Dubbing Baalveer Returns: Timnasa's Amazing Performance TikTok• Dec 5, 2025 The Indonesian dub of WALL-E is a masterclass
: The original film has only 862 words of spoken dialogue. This means the Indonesian dub had to be exceptionally precise to capture the nuance of every sigh and "Eva!".
: Most Pixar films in Indonesia only receive "TV-only" dubs, but WALL-E is one of the rare few (alongside Finding Dory and The Good Dinosaur ) to receive an official home video and theatrical dub. Details
Mungkin kritik paling keras terhadap keputusan dubbing ini berasal dari sebuah artikel blog yang terbit pada 14 Agustus 2008, atau tepat sehari setelah film ini dirilis di Indonesia. Dengan judul yang blak-blakan, , sang penulis meluapkan kekecewaannya di tengah pujiannya terhadap film. Kritikus ini memuji Wall-E sebagai mahakarya, dari nilai produksi hingga pesan moral yang kuat, menjulukinya sebagai "kandidat terkuat peraih Oscar" tahun itu. Namun, ia dengan tegas menyatakan bahwa "sungguh sangat disayangkan satu hal yang merusak segala keindahan dalam film ini justru penggunaan dubbing Bahasa Indonesia".
| Karakter | Pemeran Asli (AS) | Pemeran Suara (Indonesia) | | :--- | :--- | :--- | | | Ben Burtt (efek suara) | (Seorang sound engineer + voice actor yang mereplikasi nada robotik) | | Eve (EVA) | Elissa Knight | Susi Hartono (pengisi suara andal yang juga mengisi Moana dalam Moana dubbing Indo) | | Kapten B. McCrea | Jeff Garlin | Diding Boneng (pelawak dan pengisi suara ikonik) | | M-O | Ben Burtt | (Efek suara dimodifikasi, tidak menggunakan bahasa manusia) |